.
.
Ini dapat kita saksikan dalam banyak kenyataan hidup. Barangsiapa ikut lomba lari seratus meter misalnya, ia akan merasa capek tatkala telah menyelesaikannya. Lain halnya dengan seorang peserta lomba lari empat ratus meter, ia belum merasa capek tatkala sudah menempuh jarak seratus atau dua ratus meter.
.
.
Begitulah adanya, jiwa hanya akan memberi kadar semangat sesuai dengan kadar atau tingkatan sesuatu yang akan dicapai seseorang. Maka, pikirkan setiap tujuan hidup dan jangan lupa, tujuan anda itu selalu yg tinggi dan sulit dicapai.
.
.
Jangan pernah putus asa selama masih dapat mengayunkan kaki untuk menempuh langkah baru setiap harinya. Sebab, rasa putus asa, patah semangat, selalu berpandangan negatif terhadap segala sesuatu, suka mencari aib-aib dan kesalahan orang lain, dan besar mulut hanya akan menghambat langkah, menciptakan kemuraman, dan menempatkan jiwa di dalam sebuah penjara yg pengap."
.
.
-La Tahzan, Syekh 'Aidh al Qarni-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar